Wujud Perlindungan Orang Tua Kepada Anak Dalam Dunia Digital

Assalamu’alaikum…

Kalau pekerjaan rumah sudah beres, saya sering leha-leha di kursi sambil ngemil dan menonton televisi. Karena suami saya bersikeras nggak akan pernah berlangganan tv apapun, jadilah channel TV yang saya miliki cuma channel tv nasional saja. Huhuhu… Saat menonton  acara televisi, terkadang acara yang ada sering nggak sesuai dengan yang saya harapkan. Bukannya menghibur, tapi malah bikin frustasi. Hehe

Bicara tentang acara televisi, saya masih ingat waktu sekolah dasar dulu, kepala sekolah pernah melarang murid-muridnya untuk nggak nonton salah satu acar televisi yang penuh adegan kekerasan. Ya, karena beberapa adegan dalam tayangan tersebut sudah ada yang mencobanya dalam kehidupan nyata. Acara tersebut menampilkan adanya tindakan kekerasan berupa saling adu kekuatan dengan cara memukul bahkan menendang. Kemudian ada seorang murid yang mempraktikannya kepada teman. Dan itu sungguhan dia lakukan, sehingga mengakibatkan temannya menderita luka berat. Setelah ditelusuri ternyata anak tersebut sering menonton acara televisi yang terdapat adegan kekerasan tanpa pendampingan orang tua. Ngeri kan? Nah saat ini, selain kekerasan fisik, kekerasan verbal juga sering saya lihat di beberapa adegan di televisi. Seperti misalnya adegan saat dimarahin atau dibentak. Walaupun itu hanya akting, namun untuk sebagian anak yang belum mengerti bisa saja mencontohnya. Tidak hanya televisi saja, terkadang di channel Youtube pun suka ada tayangan iklan yang tidak sesuai umur untuk anak-anak.

Banyaknya tayangan-tayangan televisi maupun iklan di channel Youtube yang mungkin kurang sesuai dengan usia anak-anak patut kita waspadai. Kita memang nggak bisa memfilter 100% tayangan yang khusus untuk anak, namun ada cara yang bisa kita lakukan agar anak dapat kita lindungi dari hal-hal buruk. Yaitu dengan cara mendampingi mereka saat menonton suatu acara.

Perlindungan anak bukan hanya melindungi dari kekerasan fisik maupun verbal saja, tapi melindungi mereka dari segala tayangan yang ditampilkan dalam film maupun games juga menjadi suatu bentuk perlindungan agar anak tidak terpengaruh ke dalam hal yang buruk atau yang belum sesuai usianya. Adanya pendampingna dan penjelasan dari oarng tua terhadap tayangan-tayangan yang belum sesuai untuk mereka, menjadi sebuah wujud perlindungan kita kepada anak agar tidak terpengaruh hal yang kurang pantas dalam suatu tayangan. Dengan bersama-sama menonton tayangan yang sama, akan mejadikan mereka lebih mengerti mana yang boleh dan tidak boleh mereka lihat dan lakukan. Tentunya saat mengatakan hal tesebut selalu disertai alasan agar anak dapat memahaminya. Bukan hanya asal melarang dan mengatakan tidak boleh. Karena ketika kita mengatakan tidak boleh tanpa adanya penjelasan, biasanya anak malah semakin penasaran. Mari lindungi dunia anak dari segalam macam pengaruh kurang baik di lingkungan sekitar maupun dari gadget.

Wassalamu’alaikum…

Leave a Reply